Profil
Lembaga sertifikasi produk Balai Besar dan Barang Teknik (B4T – LSPr), adalah lembaga sertifikasi yang memberikan layanan jasa sertifikasi produk penggunaan tanda SNI (SPPT SNI) kepada perusahaan di dalam dan luar negeri yang telah menerapkan sistem manajemen mutu dan standar produk sesuai SNI.
B4T – LSPr telah memperoleh sertifikat akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) sejak tanggal 24 Desember 2004, dengan nomor akreditasi LSPr – 013 IDN, dengan lingkup awal 10 SNI produk.
Lembaga sertifikasi produk merupakan lembaga yang berperan dalam menunjang kebijakan pemerintah dalam pemberlakuan SNI wajib yang berkaitan dengan keselamatan, kesehatan dan lingkungan. Seiring dengan berkembangnya komoditas yang diberlakukan wajib maka ruang lingkup akreditasi B4T – LSPr akan terus berkembang seiring dengan regulasi pemerintah, baik dari lingkup SNI produk maupun skema sertifikasi. Selain mensertifikasi produk yang ada dalam ruang lingkup akreditasi, B4T – LSPr juga melakukan kegiatan sertifikasi berdasarkan surat penunjukan yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian.
Ruang Lingkup
Ruang lingkup B4T – LSPr berasal dari akreditasi yang didapatkan dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan dari penunjukan Kemerterian Perindustrian. Berikut adalah perkembangan ruang lingkup B4T – LSPr.
KOMITMEN LAYANAN SERTIFIKASI
- Transparan
- Objektif
- Profesional
- Tepat dan tanggap
- Mengutamakan kepuasan pelanggan
- Tidak berpihak dan bebas dari konflik kepentingan
DAFTAR KOMODITI LINGKUP AKREDITASI LSPRO B4T
| No | Produk | Nomor SNI | Judul SNI |
| 1. | Masker Medis | SNI 8488:2018 | Spesifikasi standar untuk kinerja material yang digunakan dalam masker medis (ASTM F2100-11, IDT) |
| SNI EN 14683:2019+AC:2019 | Masker medis – Persyaratan dan metode uji | ||
| 2. | Meter air | SNI 2547:2008 | Spesifikasi meter air minum |
| 3. | Helm pengendara kendaraan bermotor roda dua | SNI 1811:2007 | Helm pengendara kendaraan bermotor roda dua |
| 4. | Helm keselamatan industri | SNI ISO 3873:2012 | Helm Keselamatan Industri |
| 5. | Insinerator | SNI 8423:2017 | Insinerator |
| 6. | Tangki air | SNI 7276:2014 | Plastik – Tangki air silinder vertikal – Polietilena (PE) |
| 7. | Pipa baja untuk konstruksi umum | SNI 0068:2013 | Pipa Baja untuk konstruksi umum |
| 8. | Pipa baja saluran air dengan atau tanpa lapisan seng | SNI 0039:2013 | Pipa baja saluran air dengan atau tanpa lapisan seng |
| 9. | Pipa baja las (kampuh) spiral | SNI 0071:2008 | Pipa baja las (kampuh) spiral |
| 10. | Pipa union (conduit) | SNI 05-0069-1987 | Pipa union (conduit) |
| 11. | Pipa PVC untuk saluran air minum | SNI 06-0084-2002 | Pipa PVC untuk saluran air minum |
| 12. | Pipa fiberglass bertekanan rendah | SNI 6785:2010 | Pipa Fiberglass bertekanan rendah |
| 13. | Selang termoplastik elastomer untuk kompor gas LPG | SNI 8022:2014 | Selang termoplastik elastomer untuk kompor gas LPG |
| 14. | Katup | SNI 1591:2008 | Katup tabung baja LPG |
| SNI 1591:2012 | Katup Tabung LPG | ||
| SNI 1591:2016 | Katup tabung LPG | ||
| 15. | Regulator | SNI 7369:2012 | Regulator tekanan rendah untuk tabung baja LPG |
| 16. | Regulator tekanan tinggi | SNI 7618:2012 | Regulator tekanan tinggi untuk tabung LPG |
| 17. | Baterai primer | SNI 04-2051.1-2004 | Baterai primer – Bagian 1: Umum |
| SNI 04-2051.2-2004 | Baterai primer – Bagian 2: Spesifikasi fisik dan listrik | ||
| 18. | Aki untuk kendaraan bermotor Kelompok L | SNI 4326:2013 | Aki untuk kendaraan bermotor kategori L |
| 19. | Aki untuk kendaraan bermotor roda empat atau lebih | SNI 0038:2009 | Aki untuk kendaraan bermotor roda empat atau lebih |
| 20. | Produk elektroteknik | IEC-62321-2008 | Electrotechnical product – Determination of levels of six regulated substances (lead, mercury, cadmium, hexavalent chromium, polybrominated biphenyls, poly brominated diphenyl ethers) |
| 21. | Perangkat rumah tangga | IEC 61000-4-2 edition 2.0 (2008-12) | Electromagnetic compatibility (EMC) – Part 4-2: Testing and measurement techniques – Electrostatic discharge immunity test |
| IEC 61000-4-3 edition 3.0 (2008-08) | Electromagnetic compatibility (EMC) – Part 4-3: Testing and measurement techniques – Radiated, radio-frequency, electromagnetic field immunity test | ||
| IEC 61000-4-4 edition 2.0 (2004:07) | Electromagnetic compatibility (EMC) – Part 4-4: Testing and measurement techniques – Electrical fast transient/burst immunity test | ||
| IEC 61000-4-5 edition 2.0 (2005-11) | Electromagnetic compatibility (EMC) – Part 4-5: Testing and measurement techniques – Surge immunity test | ||
| IEC 61000-4-6 edition 3.0 (2008-10) | Electromagnetic compatibility (EMC) – Part 4-6: Testing and measurement techniques – Immunity to conducted disturbances, induced by radio-frequency fields | ||
| IEC 61000-4-8 edition 2.0 (2009-09) | Electromagnetic compatibility (EMC) – Part 4-8: Testing and measurement techniques – Power frequency magnetic field immunity test | ||
| IEC 61000-4-9 edition 1.1 (2001-03) | Electromagnetic compatibility (EMC) – Part 4-9: Testing and measurement techniques – Impulse magnetic field immunity test | ||
| IEC 61000-4-11 edition 2.0 (2004-03) | Electromagnetic compatibility (EMC) – Part 4: Testing and measuring techniques – Section 11: Voltage dips, short interruptions and voltage variations immunity tests | ||
| IEC 61000-4-13 edition 1.1 (2009-07) | Electromagnetic compatibility (EMC) – Part 4-13: Testing and measurement techniques – Harmonics and interharmonics including mains signalling at a.c. power port, low frequency immunity tests | ||
| 22. | Audio video | IEC 61000-4-2 edition 2.0 (2008-12) | Electromagnetic compatibility (EMC) – Part 4-2: Testing and measurement techniques – Electrostatic discharge immunity test |
| IEC 61000-4-4 edition 2.0 (2004:07) | Electromagnetic compatibility (EMC) – Part 4-4: Testing and measurement techniques – Electrical fast transient/burst immunity test | ||
| IEC 61000-4-5 edition 2.0 (2005-11) | Electromagnetic compatibility (EMC) – Part 4-5: Testing and measurement techniques – Surge immunity test | ||
| 23. | Perangkat ITE | IEC 61000-4-2 edition 2.0 (2008-12) | Electromagnetic compatibility (EMC) – Part 4-2: Testing and measurement techniques – Electrostatic discharge immunity test |
| IEC 61000-4-3 edition 3.0 (2008-08) | Electromagnetic compatibility (EMC) – Part 4-3: Testing and measurement techniques – Radiated, radio-frequency, electromagnetic field immunity test | ||
| IEC 61000-4-4 edition 2.0 (2004:07) | Electromagnetic compatibility (EMC) – Part 4-4: Testing and measurement techniques – Electrical fast transient/burst immunity test | ||
| IEC 61000-4-5 edition 2.0 (2005-11) | Electromagnetic compatibility (EMC) – Part 4-5: Testing and measurement techniques – Surge immunity test | ||
| IEC 61000-4-11 edition 2.0 (2004-03)2 | Electromagnetic compatibility (EMC) – Part 4: Testing and measuring techniques – Section 11: Voltage dips, short interruptions and voltage variations immunity tests | ||
| CISPR 22 edition 6.0 (2008-09) | Interpretation sheet 3 – Information technology equipment – Radio disturbance characteristics – Limits and methods of measurement | ||
| 24. | Pengkondisi udara | SNI IEC 60335-1:2009 | Piranti listrik rumah tangga dan sejenis – Keselamatan – Bagian 1: Persyaratan umum |
| SNI IEC 60335-2-40:2009 | Peralatan listrik rumah tangga dan peralatan listrik serupa – Keselamatan – Bagian 2-40: Persyaratan khusus untuk pompa kalor listrik, pengkondisi udara dan pengering udara | ||
| 25. | Peranti pendingin | SNI IEC 60335-1:2009 | Piranti listrik rumah tangga dan sejenis – Keselamatan – Bagian 1: Persyaratan umum |
| SNI IEC 60335-2-24:2009 | Peralatan listrik rumah tangga dan peralatan listrik serupa – Keselamatan – Bagian 2-24: Persyaratan khusus untuk peralatan pendingin, peralatan es krim dan pembuat es | ||
| 26. | Pemanas cairan | SNI IEC 60335-1:2009 | Piranti listrik rumah tangga dan sejenis – Keselamatan – Bagian 1: Persyaratan umum |
| SNI IEC 60335-2-15:2011 | Peralatan listrik rumah tangga dan peralatan listrik serupa – Keselamatan – Bagian 2-15: Persyaratan khusus untuk peralatan pemanas cairan | ||
| 27. | Mesin cuci | SNI IEC 60335-1:2009 | Piranti listrik rumah tangga dan sejenis – Keselamatan – Bagian 1: Persyaratan umum |
| SNI IEC 60335-2-7:2009 | Piranti listrik rumah tangga dan sejenis – Keselamatan – Bagian 2-7: Persyaratan khusus untuk mesin cuci | ||
| 28. | Setrika listrik | SNI IEC 60335-1:2009 | Piranti listrik rumah tangga dan sejenis – Keselamatan – Bagian 1: Persyaratan umum |
| SNI IEC 60335-2-3:2009 | Piranti listrik rumah tangga dan sejenis – Keselamatan – Bagian 2-3: Persyaratan khusus untuk setrika listrik | ||
| SNI 04-6292.2.3-2003 | Peranti listrik rumah tangga dan sejenisnya – Keselamatan – Bagian 2-3: Persyaratan khusus untuk setrika listrik | ||
| 29. | Pompa | SNI IEC 60335-1:2009 | Piranti listrik rumah tangga dan sejenis – Keselamatan – Bagian 1: Persyaratan umum |
| SNI 04-6292.2.41-2003(1) | Peranti listrik rumah tangga dan sejenisnya – Keselamatan – Bagian 2-41: Persyaratan khusus untuk pompa | ||
| 30. | Peralatan dapur | SNI IEC 60335-2-14:2011 | Peralatan listrik rumah tangga dan peralatan listrik serupa – Keselamatan – Bagian 2-14: Persyaratan khusus untuk peralatan dapur |
| 31. | Mesin laundry industri | SNI IEC 60335-2-11:2012 | Peranti listrik rumah tangga dan sejenis – Keselamatan – Bagian 2-11: Persyaratan khusus untuk pengering guling |
| SNI ISO 10472-1:2016 | Persyaratan keselamatan untuk mesin penatu industrial Bagian 1: Persyaratan umum (ISO 10472-1:1997, IDT, Eng) | ||
| SNI ISO 10472-6:2016 | Persyaratan keselamatan untuk mesin penatu industrial Bagian 6: Penyetrikaan dan penyatuan kain dengan pengepresan (ISO 10472-6:1997, IDT, Eng) | ||
| SNI IEC 60335-2-4:2012 | Peranti listrik rumah tangga dan sejenis – Keselamatan – Bagian 2-4: Persyaratan khusus untuk pengekstrasi putar | ||
| SNI IEC 60335-2-44:2010 | Peranti listrik rumah tangga dan sejenisnya – Keselamatan – Bagian 2-44: Persyaratan khusus untuk setrika binatu | ||
| 32. | Kompor listrik | SNI IEC 60335-2-9:2010 | Peranti listrik rumah tangga dan sejenis – Keselamatan – Bagian 2-9: Persyaratan khusus untuk pemanggang, pemanggang roti dan pemasak portabel sejenis |
| 33. | Kipas Angin | SNI IEC 60335-1:2009 | Piranti listrik rumah tangga dan sejenis – Keselamatan – Bagian 1: Persyaratan umum |
| SNI 7609:2011 | Peranti listrik rumah tangga dan sejenis -Keselamatan – Bagian 2-80: Persyaratan khusus untuk kipas angin | ||
| 34. | Peranti pendingin – Kinerja | SNI 19-6713-2002 | Pengkondisian udara dan pompa kalor tanpa saluran – Pengujian dan penilaian kinerja |
| 35. | Dispenser Komersial | SNI IEC 60335-1:2009 | Piranti listrik rumah tangga dan sejenis – Keselamatan – Bagian 1: Persyaratan umum |
| SNI IEC 60335-2-75:2010 | Peranti listrik rumah tangga dan sejenis – Keselamatan – Bagian 2-75: Persyaratan khusus untuk peranti dispenser dan mesin penjaja untuk komersial | ||
| 36. | Pengisian Baterai | SNI IEC 60335-1:2009 | Piranti listrik rumah tangga dan sejenis – Keselamatan – Bagian 1: Persyaratan umum |
| SNI IEC 60335-2-29:2010 | Peranti listrik rumah tangga dan sejenis – Keselamatan – Bagian 2-29: Persyaratan khusus untuk pengisi baterai | ||
| 37. | Pemanas Air Sesaat “Water Heater” | SNI IEC 60335-1:2009 | Piranti listrik rumah tangga dan sejenis – Keselamatan – Bagian 1: Persyaratan umum |
| SNI IEC 60335-2-35:2010 | Peranti listrik rumah tangga dan sejenis – Keselamatan – Bagian 2-35: Persyaratan khusus untuk pemanas air sesaat | ||
| 38. | Lampu | SNI 04-6504-2001 | Lampu swa-balast untuk pelayanan pencahayaan umum – Persyaratan keselamatan |
| 39. | Lampu LED swa-balast | SNI IEC/PAS 62612:2013 | Lampu LED swa-balast untuk pelayanan pencahayaan umum – Persyaratan Kinerja |
| SNI IEC 62560:2015 | Lampu LED swa-balast untuk layanan pencahayaan umum dengan tegangan > 50 V – Spesifikasi keselamatan (IEC 62560:2011, IDT) | ||
| 40. | Audio video | SNI 04-6253-2003 | Peralatan audio, video dan elektronika sejenis – Persyaratan keselamatan |
| 41. | Cat tembok | SNI 3564:2014 | Cat Tembok Emulsi |
| 42. | Baja tulangan beton | SNI 2052:2017 | Baja tulangan beton |
| 43. | Baja tulangan beton hasil canai panas ulang | SNI 07-0065-2002 | Baja tulangan beton hasil canai panas ulang |
| 44. | Baja lembaran dan gulungan canai dingin (Bj D) | SNI 07-3567-2006 | Baja lembaran dan gulungan canai dingin (Bj D) |
| 45. | Baja lembaran, pelat dan gulungan canai panas (Bj P) | SNI 07-0601-2006 | Baja lembaran, pelat dan gulungan canai panas (Bj P) |
| 46. | Baja lembaran dan gulungan lapis paduan aluminium-seng (Bj.L-AS) | SNI 4096:2007 | Baja lembaran dan gulungan lapis paduan aluminium-seng (Bj.L-AS) |
| 47. | Baja lembaran lapis seng (Bj LS) | SNI 07-2053-2006 | Baja lembaran lapis seng (Bj LS) |
| 48. | Baja profil siku sama kaki proses canai panas (Bj P siku sama kaki) | SNI 07-2054-2006 | Baja profil siku sama kaki proses canai panas (Bj P siku sama kaki) |
| 49. | Baja profil kanal u proses canai panas (Bj P kanal U) | SNI 07-0052-2006 | Baja profil kanal u proses canai panas (Bj P kanal U) |
| 50. | Baja profil H (Bj P H-beam) | SNI 2610:2011 | Baja profil H (Bj P H-beam) |
| 51. | Baja profil WF-beam proses canai panas (Bj P WF-beam) | SNI 07-7178-2006 | Baja profil WF-beam proses canai panas (Bj P WF-beam) |
| 52. | Baja profil I-beam proses canai panas (Bj P I-beam) | SNI 07-0329-2005 | Baja profil I-beam proses canai panas (Bj P I-beam) |
| 53. | Batang kawat baja karbon rendah | SNI 07-0053-2006 | Batang kawat baja karbon rendah |
| 54. | Kursi baja untuk kantor | SNI 12-0179-1987 | Kursi baja untuk kantor |
| 55. | Kursi lipat kerangka baja | SNI 12-0151-1987 | Kursi lipat kerangka baja |
| 56. | Tabung baja LPG | SNI 1452:2011 | Tabung baja LPG |
| 57. | Sil karet | SNI 7655:2010 | Karet perapat (rubber seal) pada katup tabung LPG |
| 58. | Ban mobil penumpang | SNI 0098:2012 | Ban mobil penumpang |
| 59. | Ban truk dan bus | SNI 0099:2012 | Ban truk dan bus |
| 60. | Ban truk ringan | SNI 0100:2012 | Ban truk ringan |
| 61. | Ban sepeda motor | SNI 0101:2012 | Ban sepeda motor |
| 62. | Ban dalam kendaraan bermotor | SNI 6700:2012 | Ban dalam kendaraan bermotor |
| 63. | Selang karet untuk kompor gas LPG | SNI 7213:2014 | Selang karet untuk kompor gas LPG |
| 64. | Semen portland pozolan | SNI 0302:2014 | Semen portland pozolan |
| 65. | Semen portland | SNI 2049:2015 | Semen portland |
| 66. | Semen portland campur | SNI 15-3500-2004 | Semen portland campur |
| 67. | Semen pemboran | SNI ISO 10426-1:2017 | Industri minyak dan gas bumi Semen dan bahan penyemenan untuk sumur Bagian 1: Spesifikasi (ISO 10426-1:2009 dan ISO 10426-1:2009/Cor 1:2010 dan ISO 10426-1:2009/Cor 2:2012, IDT) |
| 68. | Semen portland putih | SNI 15-0129-2004 | Semen portland putih |
| 69. | Semen portland komposit | SNI 7064:2014 | Semen portland komposit |
| 70. | Semen portland slag | SNI 8363:2017 | Semen portland slag |
| 71. | bata beton (paving blok) | SNI 03-0691-1996 | bata beton (paving blok) |
| 72. | Semen Slag | SNI 6385:2016 | Spesifikasi semen slag untuk digunakan dalam beton dan mortar |
| 73. | Kompor gas tekanan rendah jenis dua dan tiga tungku dengan sistem pemantik | SNI 7469:2013 | Kompor gas tekanan rendah jenis dua dan tiga tungku dengan sistem pemantik |
| 74. | Kompor gas bahan bakar LPG satu tungku dengan sistem pemantik | SNI 7368:2011 | Kompor gas bahan bakar LPG satu tungku dengan sistem pemantik |
| 75. | Pelek kendaraan bermotor kategori M, N dan O | SNI 1896:2008 | Pelek kendaraan bermotor kategori M, N dan O |
| 76. | Pelek kendaraan bermotor Kategori L | SNI 4658:2008 | Pelek kendaraan bermotor Kategori L |
| 77. | Pelumas | SNI 7069.1:2012 | Klasifikasi dan spesifikasi – Pelumas – Bagian 1: Minyak lumas motor bensin 4 (empat) langkah kendaraan bermotor |
| SNI 7069.2:2012 | Klasifikasi dan spesifikasi – Pelumas – Bagian 2: Minyak lumas motor bensin 4 (empat) langkah sepeda motor | ||
| SNI 7069.3:2016 | Klasifikasi dan spesifikasi – Pelumas – Bagian 3: Minyak lumas motor bensin 2 (dua) langkah dengan pendingin udara | ||
| SNI 7069-4:2017 | Klasifikasi dan spesifikasi – Pelumas – Bagian 4: Minyak lumas motor bensin 2 (dua) langkah dengan pendingin air | ||
| SNI 7069.5:2012 | Klasifikasi dan spesifikasi – Pelumas – Bagian 5: Minyak lumas motor diesel putaran tinggi | ||
| SNI 7069-6:2017 | Klasifikasi dan spesifikasi – Pelumas – Bagian 6: Minyak lumas roda gigi transmisi manual dan gardan | ||
| SNI 7069-7:2017 | Klasifikasi dan spesifikasi – Pelumas – Bagian 7: Minyak lumas transmisi otomatis |
Formulir dan Persyaratan
Formulir Aplikasi dan Kajian Aplikasi:
[wpdm_package id=’7396′]
KELENGKAPAN PERSYARATAN SERTIFIKASI SPPT SNI DALAM NEGERI :
- Surat Permohonan
- Daftar isian permohonan SPPT-SNI
- Rekomendasi dari Direktorat Pembina Kementerian Perindustrian *
- Akte Perusahaan
- NPWP
- Surat Izin Usaha Industri (IUI) /SIUP/TDP) sesuai lingkup yang dimohonkan
- Sertifikat Merk/Surat Pendaftaran Merk dari Dirjen HAKI Dep. Kehakiman (Jika masih dalam bentuk surat pendaftaran hanya berlaku selama 2 tahun)
- Surat pelimpahan merk atau kerjasama antara pemilik merk dengan pengguna merk (hanya bila merk bukan milik sendiri)
- Pedoman Mutu dalam bahasa Indonesia
- Sertifikat ISO 9001 : 2008 atau yang setara
- Profil & Brosur Perusahaan
- Copy Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI (Jika sudah punya)
- Surat Pertanggungjawaban produk
- Laporan statistik bidang produksi dan produk dalam 6 bulan terakhir
- Daftar produksi, akan digunakan sebagai data yang digunakan untuk lampiran sertifikat (untuk komoditi ban) dan atau Engineering drawing dan test load spec datasesuai fungsi/peruntukkannya.(untuk komoditi pelek)
KELENGKAPAN PERSYARATAN SERTIFIKASI SPPT SNI LUAR NEGERI :
| No | Persyaratan |
| 1 | Daftar isian permohonan SPPT-SNI |
| 2 | Rekomendasi dari Direktorat Pembina Kementerian Perindustrian * |
| 3 | Dokumen pabrikan (Manufacturer) dalam bahasa Indonesia yang diterjemahkan oleh penterjemah tersumpah |
| a. Akte Perusahaan pabrikan | |
| b. NPWP pabrikan | |
| c. Surat Izin Usaha Industri (IUI) /SIUP sesuai lingkup yang dimohonkand. Sertifikat merk/surat pendaftaran merk dari Dirjen HAKI Departemen Kehakimane. Pedoman mutuf. Sertifikat ISO 9001:2008 atau setara g. Profil dan brosur perusahaan | |
| 4 | Dokumen Importer |
| a. Akte perusahan importer | |
| b. NPWP importer | |
| c. Surat Izin Usaha Industri (IUI) /SIUP/TDP sesuai lingkup yang dimohonkan | |
| d. Surat penunjukkan importir | |
| e. API (Angka Pengenal Importir) dengan lingkup sesuai dengan No HS barang yang diimpor6. Sertifikat Merk/Surat Pendaftaran Merk dari Dirjen HAKI Dep. Kehakiman (Jika masih dalam bentuk surat pendaftaran hanya berlaku selama 2 tahun) | |
| 5 | Surat pelimpahan merk atau kerjasama antara pemilik merk dengan pengguna merk (hanya bila merk bukan milik sendiri) |
| 6 | Copy Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI (Jika sudah punya) |
| 7 | Surat Penugasan untuk Penerjemah |
| 8 | Surat Pertanggungjawaban produk |
| 9 | Laporan statistik produksi dan uji produk dalam 6 bulan terakhir |
| 10 | Persyaratan tambahan:a. Engineering drawing dan test load spec data sesuai fungsi/peruntukkannya.Alat bantu JIG & FIXTURE disediakan oleh peminta jasa (untuk komoditi pelek)b. Daftar produksi, akan digunakan sebagai data yang digunakan untuk lampiran sertifikat (untuk komoditi ban) |
NOMOR 214/PMK.05/2020 TAHUN 2020
TENTANG
TARIF LAYANAN BADAN LAYANAN UMUM
[wpdm_package id=’6311′]
Matriks Mekanisme Keluhan dan Banding



